Bab49. Mentartilkan Bacaan & Meninggalkan Al Hadz (membaca dengan terlalu cepat) & Bolehnya Membaca Dua Surah Bahkan Lebih Dalam Satu Rakaat

Hadits470. Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu’anhu, Abu Wa’il berkata : datang seorang laki-laki menemui Abdullah bin Ma’ud. Laki-laki itu berkata : “Saya sudah membaca dalam satu malam surah Al Mufasshal semuanya dalam satu rakaat”. Abdullahbin Mas'ud berkata : “kamu mebacanya dengan cepat sekali seperti membaca sya’ir, sungguh aku telah mengetahui surat-surat yang semisal yang pernah dibaca oleh Nabi shallahu’alaihi wasallam dan beliau menggabungkan keduanya”. Lalu beliau (Abdullah bin Mas’ud) menyebut dua puluh surat dari Al Mufasshal, dua surah dalam satu rakaat.
.Abu Wa’il adalah salah seorang murid senior dari Abdullah bin Mas’ud. Beliau hidup di zaman jahiliyyah namun belum berkesempatan bertemu dengan Nabi shallahu’alaihi wasallam
.Sunnah dalam membaca AlQur'an adalah dengan Tartil
.Tartil : membaca denganperlahan-lahan, mentadabburinya & memahami maknanya.
.Surah Al Furqon ayat 32 tentang syubhat yang dilontarkan orang kafir :

Artinya : Berkatalah orang-orang yang kafir: "Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?"; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil.
.Adapun 2 hikmah dari diturunkannya Al Qur'an secara bertahap (bertahap dari langit dunia ke bumi, adapun dari langit tertinggi ke langit dunia AlQur’an diturunkan sekaligus) :
1. Untuk menguatkan hati Nabi
Salah satu kiat istiqamah adalah dengan mentadabburi ayat-ayat Al Qur'an sesuaidengan masalah yang sedang kita hadapi
2. Dibacakan secara perlahan-lahan
.Sebagian ulamamengatakan bahwa orang yang datang ke Abdullah bin Mas'ud adalah Nahik bin Sinan
.Sebagian ulamamengatakan bahwa teguran Abdullah bin Mas'ud adalah agar orang tersebut tidak
menyebutkan amalan-amalannya.
.Al Mufasshal adalah surahyang pendek-pendek (banyak fashl-fashl / pemisah-pemisah nya). Sebagian mengatakan dimulai dari surah Qaf(50) sampai An Nas (114) dan sebagaian lagi mengatakan dimulai surah Al Hujurat(49) sampai An Nas (114).
.Ibnu Mas'ud dalam halini menggunakan kaidah Alhukmu bil qarain (menghukumi dengan qarinah).
.Pertanyaan : Apakah memang tidak boleh membaca Al Qur'an secara cepat-cepat ?
Dibolehkan di waktu-waktu tertentu saja,seperti bulan Ramadhan.
.Dalam kasus ini orang tersebut membaca puluhan surah dalam satu rakaat.
.Abdullah bin Umar bahkanmembolehkan sampai 3 surah dalam satu rakaat.
Bahkan Utsman bin Affan dan Tamim Ad Daus biasa mengkhatamkan Al Qur'an dalam 1rakaat pada shalat malamnya.
.Ada penjelasan dalam riwayat Abu Dawud tentang 2 surat yang biasa dibaca oleh Nabi dalam satu rakaat, yaitu : Ar Rahman dan An Najm, Al Qamar & Al Haqqah, At Thur & AdzDzariat, Al Waqiah & Nun. Al Ma'arij & Annaziat, Al insan & Alqiyamah, An naba & Al mursalat, dll.
.Ada khilaf, bahwa urutan surah sebagaimana yang kita ketahui sekarang bukanlah urutan dari wahyu. Adapun urutan ayat sudah pasti dari wahyu.
.Ibnu Mas'ud memaksudkan bahwa Nabi hanya membaca 2 surah tiap rakaat & dengan dibaca dengan tartil.
| Resume Ta'lim Rutin Malam Jum'at di Masjid Darul Hikmah DPP Wahdah Islamiyah, Jl. Antang, Makassar, 09 Jumadil Ula 1439 H / 04 Januari 2018 M Pembahasan Kitab Allu’lu’ wal Marjan oleh Ustadz Dr. Muhammad Yusran Anshar. Lc |

