Makassar - Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah (DPD WI) Makassar menggelar Pengajian Parenting di Masjid Wihdatul Ummah, Kelurahan Masalle, Kecamatan Panakukang, Makassar. Ahad (01/3/2020). 

Pengajian Parenting kali ini mengangkat tema "Abi Ummi Didik Aku Dengan Al-Qur'an, mengundang para orangtua santri binaan Wahdah islamiyah se Makassar. Tujuan dari kegiatan ini, untuk memberikan tsaqafah islamiyah kepada orang tua agar senantiasa memberikan motivasi bagi anak - anaknya untuk senatiasa lebih bersemangat ke Taman pendidikan Al quran (TPA) dan dibina dengan Al quran, tutur ust, Ilham Idrus S.Pi, selaku Penanggungjawab dalam kegiatan ini.

Ust. Muh.Hamzah, S.Pd. selaku ketua LP3Q DPD WI Makassar, mengatakan bahwa pendidikan anak harus dimulai dari Al quran , beliu mengangkat perkataan Imam Malik Rahimahullah, dengan mengatakan Ummat ini tidak akan baik sampai apa yang membuat orang-orang terdahulu menjadi baik, yakni dididik dengn Al-quran. Beliau pun menambahakan dan memberikan semangat kepada para pengajar TPA agar tidak minder dalam mengjarkan huruf demi huruf hijaiyyah. Ketahuilah orang-orang yang hari ini mambu membaca Al quran, menghafalkannya dan mentadabburinya bahkan sampai  mendakwahkannya, itu berkat para pengajar TPA yang tetap istiqamah dan bersabar biindznillah.

Ust, Saifullah Anshar, Lc.M.H.I. selaku pemateri dalam kajian parenting kali ini, mengatakan bahwa zaman ini zaman milineal zaman 4.0, zaman yang sangat memudahkan, tapi zaman yang menakutkan, apabila orangtua atau pendidik salah langkah dalam membimbing anak - anaknya maka ia akan kehilangan harta yang berharga yang mereka miliki. Sebab anak adalah. Perhiasan dunia, anak adalah athyabul kasb (sebaik baik penghasilan), anak adalah amanah dari Allah, Anak adalah anugrah yang terindah. Beliau pun menambahkan ketika seseorang ingin mendidik anaknya dengan Al quran hemdaknya memperhatikan beberapa hal yaitu. Memberikan makanan yang halal, menjadi orangtua/pendidik yamg dicintai bukan yang ditakuti, memberikan ketauladaanan yang baik, memilihkan tempat yang kondusif,  senantiasa bersama dengan Al quran, dan yang paling penting adalah memperhatikan teman bergaulnya.

Peserta sangat antusias menghadiri pengajian ini dengan kehadiran peserta 105 orang.