Bab 55 dan Bab 56
Bab 55 Dianjurkannya Shalat Dua Rakaat Sebelum Shalat Maghrib

Hadits 479. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, beliau mengatakan : adalah Mu’adzdzin ketika adzan, maka berdirilah sahabat Nabi Shallahu’alaihi wasallam, mereka bercepat2/bersegera menuju ke tiang-tiang masjid hingga Nabi shallahu’alaihi wasallam keluar dari rumahnya, mereka melaksanakan shalat dua rakaat sebelum Maghrib, dan tidak ada sesuatu antara adzan dan iqamah
Bab 56. Diantara Dua Adzan Ada Shalat

Hadits 480. Dari Abdullah bin Mughaffal Radhiyallahu’anhu, beliau mengatakan : Nabi shallahu’alaihi wasallam bersabda “antara dua adzan (adzan dan iqamah) ada shalat”, “antara dua adzan ada shalat”, kemudian beliau mengatakan pada ketiga kalinya “bagi yang menginginkannya”.
.Hadits ini membahas secara khusus tentang Shalat Sunnah sebelum Shalat Maghrib
.Diantara shalat sunnah yang dianjurkan adalah shalat rawatib yaitu shalat sunnah yang menyertai shalat fardhu, baik sebelum atau sesudahnya.
Shalat sunnah rawatib yang paling lengkap dan dianjurkan oleh Nabi bahkan yang dicontohkan oleh beliau. maka ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan karena Nabi mengerjakan dan mememrintahkannya.
12 rakaat yang sangat dianjurkan (muaqqadah):
2 Rakaat sebelum subuh
4 Rakaat sebelum duhur
2 Rakaat sesudah duhur
2 rakaat setelah maghrib
2 Rakaat sesudah isya
Adapun sebelum isya tidak ada anjuran nya namun didasarkan pada dalil umum.
Sebelum Magrib tidak dikerjakan namun diajurkan oleh Nabi.
Penjelasan hadits 479:
Bisa jadi yang dimaksud salah satunya atau semua Muadzin Nabi sallallahu alaihi wassalam:
1. Bilal bin Rabbah
2. Abdullah bin Ummi Maktum
3. Abu Mahdzura.
...
Sahabat yang dimaksudkan dalam hadits tersebut adalah para sahabat Nabi yang faqih (pandai), dalam sebagian riwayat menyebutkan sahabat yang senior yang lebih dahulu masuk Islam.
...
"Mereka bergegas menuju tiang tiang masjid",
Diantara para ulama menggunakan hadits ini sebagai dalil bahwa dianjurkannya shalat menghadap sutrah.
Kadar sutrah sekitar 2/3 hasta, adapun tebalnya tidak ditentukan.
Ini juga menjelaskan bahwa garis garis yang ada sekiranya dianggap cukup maka para sahabat akan membuat garis masing masing dihadapan mereka karena dulu mereka shalat beralaskan tanah. Akan tetapi para sahabat tidak memahami demikian sehingga merasa perlu mencari tiang tiang masjid sebagai sutrah.
Adapun garis adalah alternatif terakhir sebagai sutrah namun ada perbedaan pendapat apakah garis boleh dijadikan sutrah atau tidak.
....
"Hingga Nabi keluar dari rumahnya".
Bahwasanya ini menunjukkan bahwa Nabi tidak ikut waktu itu, bahkan dalam sebagian riwayat menjelaskan, anas ditanya apakah beliau lakukan, jawabannya tidak. Bahkan Nabi melihat kami melaksanakan tapi beliau tidak lakukan dan beliau juga tidak melarang kami.
Dan ini disebut ikrar, beliau mengikrar perbuatan para sahabat.
....
"Mereka shalat 2 rakaat sebelum magrib"
Mereka yang dimaksud adalah para shabat namun tidak semua sahabat mengerjakannya ada juga sahabat yang tidak melaksanakan.
.....
"Dan tidak antara adzan dan Iqamah sesuatu"
Apakah dimaksud sesuatu itu?
Dimaksudkan sesuatu adalah yang panjang. Artinya waktunya sedikit tidak seperti dengan shalat lainnya.
Yang paling singkat adalah antara marib isya. Sehingga bagus jika dikerjakan, tapi Jika kita terlambat maka tidak perlu shalat sebelum magrib karena memang waktunya singkat.
Maka yang ingin mengerjakan sunnah yang mulia ini dianjurkan datang segera ke Masjid.
....
Penjelasan hadits 480:
Abdullah bin Mughaffal termasuk sahabat yang ahli ibadah. Beliau ikut dalam baiat Ridwan.
Beliau sangat mudah menangis, diantaranya adalah ketika tidak diikutkan dalam perang Tabuk.
"Antara dua adzan ada shalat"
Yang dimaksudkan dua adzan adalah adzan dan iqamah, Dalil ini menerangkan bahwa iqamah juga disebut sebagai adzan.
Dalil ini juga digunakan ulama kita, bahwa ketika iqamah pun dianjurkan untuk mengikuti lafaz lafaz yang di kumandangkan.
....
"Antara dua adzan ada shalat" diulang sebanyak 3 kali dan pada kali yang ketiga ditambahkan "bagi yang mau".
....
Ada hadits dimana,
"Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda: antara adzan dan iqamah ada shalat kecuali shalat magrib".
Namun hadits ini bertentangan hadits hadits yang shahih dan dalam perawinya ada perawi yang bernama Hayyan bin Ubaidillah.
Beliau ini sebagian menganggap derajatnya hasan tapi beberapa ulama besar menganggapnya seorang perawi yang lemah.
Shohihnya bahwa beliau ini seorang perawi yang lemah.
Dari sisi matan bertentangan dengan hadits yang shohih dan dari sisi derajat nya adalah derajat yang lemah sehingga disimpulkan ini adalah hadits yang mungkar.
....
Kesimpulannya bahwa shalat sunnah sebelum magrib adalah dianjurkan namun dalam waktu yang singkat. Maka yang mau melaksanakannya maka dianjurkan datang lebih awal pada saat adzan dikumandangkan.
| Resume Ta'lim Rutin Malam Jum'at di Masjid Darul Hikmah DPP Wahdah Islamiyah, Jl. Antang, Makassar, 21 Jumadil Akhir 1439 H / 08 Maret 2018 M Pembahasan Kitab Allu’lu’ wal Marjan oleh Ustadz Dr. Muhammad Yusran Anshar. Lc |

