Salah satu hak muslim atas muslim yang lainnya adalah menyelenggarakan jenazahnya ketika meninggal. Atas dasar itulah Unit Sosial Muslimah Wahdah Makassar mengadakan pembekalan penyelenggaraan jenazah pada momen Temu Kader Sosial, Sabtu (22/02/20). Mengusung tema "Semua yang bernyawa akan merasakan mati", kegiatan ini bertempat di Baruga Karaeng Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung begitu khidmat puluhan peserta yang merupakan kader Muslimah Wahdah. Menghadirkan pemateri Ustadzah Nurmalinda  dari Muslimah Wahdah Pusat,

Antusiasme peserta begitu terlihat ketika praktek penyelenggaraan jenazah. Peserta diajarkan langkah penyelenggaraan jenazah mulai menyiapkan kain kafan, memandikan, mengkafani dan menyolatkan jenazah. Di setiap proses dipraktekkan secara mendetail termasuk adab-adabnya.

"Selama proses penyelenggaraan, jenazah harus tetap dijaga auratnya." Jelas instruktur dari tim sosial Muslimah Wahdah Makassar. "Jenazah pun harus diperlakukan dengan baik dan lembut, jangan sampai kita mendzalimi jenazah". Tambahnya.

Penyelenggaraan jenazah merupakan salah satu layanan Muslimah Wahdah kepada kaum muslimin Makassar yang membutuhkan. Di setiap kecamatan di Kota Makassar Alhamdulillah telah ada tim yang siap turun ketika ada kaum muslimin yang butuh untuk diselenggarakan jenazahnya.

Ditemui disela-sela kegiatan, Rahmawati Ukkas, Ketua Unit Sosial Muslimah Wahdah Makassar menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ilmu tentang penyelenggaraan jenazah secara syar'i, selain itu diharapkan juga bisa terjun ke masyarakat jika ada yang membutuhkan. "Selain menerima tsaqofah Islamiyah terkait bagaimana menyelenggarakan jenazah secara syar'i, kegiatan ini juga nantinya akan membentuk tim penyelenggara jenazah Muslimah Wahdah Makassar." Terangnya