Mempelajari Al-Qur'an merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan kelak dengan membaca, mempelajari dan mengamalakan makna dan kandungannya akan menjadi penolong di akhirat. Salah satu metode efektif dalam mengajarkan Al-Quran bagi orang dewasa adalah DIROSA. Metode ini digunakan juga Muslimah Wahdah Cabang (MWC) Panakukkang dan untuk kali pertamanya mengadakan tasyakuran bagi 163 muslimah Panakukkang peserta DIROSA.

Bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi-Selatan, Sabtu (16/10/2019) kegiatan ini dihadiri oleh ketua tim penggerak PKK Kecamatan Panakkukang, ketua tim penggerak PKK Kelurahan se-Kecamatan Panakkukang, ketua MWD Makassar, ketua-ketua Unit MWD Makassar dan ketua MWC Panakkukang.

Dengan mengusung tema "Menjadi Keluarga Idaman Pencinta Al-Qur'an", kegiatan ini sebagai wujud apresiasi kepada peserta karena telah menuntaskan materi DIROSA dengan semangat dan keinginan belajar yang tinggi. Sebelumnya peserta DIROSA telah mengikuti ujian Munaqasyah, 10 November lalu dan tasyakuran ini sebagai motivasi agar peserta terus belajar Al-Qur'an baik tajwid, makhraj dan makna yang terkandung dari Al-Quran.

Sekretaris MWC, Dinar Abbas, S.Si. berharap dengan tasyakuran dirosa ini peserta akan terus belajar dan semangat membaca Al-Quran dan memahami maknanya. "Sehingga mereka mampu menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menjalani hidup, sehingga memberikan pengaruh yang baik dalam dirinya, keluarga dan lingkungannya." ujarnya.

Harapannya, DIROSA mampu memeberikan motivasi bagi ibu-ibu yg mempelajari Al-Qur'an untuk terus belajar, "Tidak hanya sekedar membaca tetapi juga memaknai kandungan isi Al-Qur'an, sehingga mereka mampu menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menjalani hidup, sehingga memberikan pengaruh yg baik dalam dirinya, keluarga dan lingkungannya." tutupnya.